2050, Lansia Kalbar Diperkirakan 1,1 Juta Jiwa

No comment 930 views

PONTIANAK—Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Kalbar, Mustar mengatakan diperkirakan jumlah penduduk lanjut usia di Kalbar pada 2050 mencapai 1.153.403 jiwa atau 17,8 persen dari total penduduk di provinsi ini. Pertumbuhan ini perlu disikapi dengan konsep lansia tangguh dan membentuk kota ramah lansia.

Secara rinci Mustar menuturkan berdasarkan perkiraan 2050 sebanyak 1.153.403 lansia terdiri atas 9,9 persen berusia 60 sampai 69 tahun, 5,9 persen berusia 70 sampai 79 tahun, dan dua persen lansia berusia diatas 80 tahun. Kondisi tersebut berdasarkan proyeksi BKKBN Kalbar. Berdasarkan data sensus penduduk 2010 menunjukkan kabupaten dengan prosentase penduduk lansia tertinggi berada di Sambas yakni 7,64 persen dari total penduduk di sana, dan terendah di Melawi dengan 4,89 persen.

Mustar menuturkan BKKBN Provinsi Kalbar menindaklanjuti perubahan struktur penduduk tersebut berdasarkan UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Salah satu program yang dikembangkan adalah Bina Keluarga Lansia untuk meningkatkan kemampuan keluarga yang memiliki lansia agar memiliki lansia tangguh. Lansia tangguh ini dapat diwujudkan dengan kegiatan yang diukur melalui dimensi spritual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, dan lingkungan.

Deputi Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) BKKBN, Sudibyo Alimoeso mengatakan pertumbuhan angka lansia di Indonesia memasuki era yang mengkhawatirkan. Pada 2014 tercatat ada sekira 21 juta lansia.

Sudibyo mengatakan pemerintah daerah dan kabupaten kota harus memikirkan daerah-daerah yang rawan lonjakan lansia. Kalbar memiliki potensi untuk menjadi kota ramah lansia. “Saya kira Kota di Kalimantan Barat, jika didesain dan dibangun lebih bagus, memungkinkan untuk segera dibuat menjadi kota ramah untuk lansia. Tidak lama lagi akan memasuki menjadi provinsi ramah lansia,” ujarnya dalam seminar Mewujudkan Kota dan Masyarakat  Ramah Lansia di Kalbar, Selasa (23/12) di Hotel Mercure Pontianak.

Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya mengatakan saat ini telah terbentuk Komda Lansia di seluruh kabupaten kota di Kalbar. Diharapkan kedepannya bisa mewujudkan kota ramah lansia.

“Saya mengajak semua bersinergi termasuk masyarakat, pemerintah kabupaten kota, pemerintah pusat dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan kota ramah lansia,” ungkap Christiandy, kemarin.

Saat ini, lanjut Christiandy, ada beberapa kabupaten kota yang memungkinkan menjadi kota ramah lansia, diantaranya Singkawang, Sambas, Sintang, dan Ketapang. Pemerintah Provinsi berharap APBD kabupaten kota yang disusun dapat memasukkan penguatan provinsi untuk membantu mewujudkan hal tersebut. (uni)

(sumber berita: Pontianak Post 24 Desember 2014)