BKKBN Gandeng POLDA atasi TRIAD KRR Remaja

No comment 1185 views

header(Pontianak) Permasalahan remaja dari hari ke hari dirasakan semakin mengkhawatirkan. Tidak sedikit remaja kita yang jatuh dalam jerat narkoba, terjebak dalam dunia seks bebas, yang akhirnya berujung pada terjangkitnya HIV/AIDS. Jumlah remaja yang semakin banyak berarti membawa konsekuensi tersediri bagi berjalannya proses pembangunan di negara kita. Jika remaja yang ada merupakan remaja yang berkualitas, tentunya hal ini akan sangat membantu berjalannya proses pembangunan. Sementara jika yang terjadi sebaliknya,yaitu remaja yang tidak berkualitas, malas-malasan, sakit-sakitan, pastinya akan membebani bangsa. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Gugus Suprayitno, dalam kegiatan Binteknis Bhabinkamtibmas Polda Kalbar 2015, selasa 21 April 2015 di salah satu aula Mapolda Kalbar.

Dalam kesempatan tersebut Gugus mengajak kepada segenap komponen masyarakat temasuk jajaran kepolisian untuk bersama-sama mengatasi permasalahan remaja. Kaum remaja yang dalam perjalanan kehidupannnya banyak menghadapi tantangan, didukung dengan kondisinya yang belum stabil, sangat mudah terjerumus dalam banyak permasalahan. Dalam masa-masa tersebut, remaja sangat mudah terpengaruh, apalagi dalam hal-hal yang negatif. Gugus mencontohkan banyaknya remaja yang sering tawuran, kebut-kebutan, remaja yang putus asa lalu bunuh diri, hamil tanpa ada yang bertanggung jawab, aborsi, suka dunia gemerlap, terlebih jika dibumbui dengan narkoba dan minum-minuman keras. Tentu saja dunia remaja yang instan tersebut tidak dapat dibiarkan selamanya. Harus ada pihak-pihak yang bertanggung jawab, yang bisa merubah arah kehidupan remaja menjadi lebih baik. “Untuk itu, sekali lagi kerjasama seluruh komponen masyarakat termasuk diantaranya Bhabinkamtibmas sangat diperlukan guna meminimalisir permasalahan tersebut”, tegas Gugus.

Di Kalimantan Barat sendiri, tepatnya di Pondok Pesantren Darul Ulum Kabupaten Kubu Raya, telah terbentuk PIK Remaja Bara Kencana yang merupakan hasil bentukan POLDA Kalbar bekerjasama dengan BKKBN Kalbar. PIK Remaja Bara Kencana sebagai bentuk kegiatan GenRe Goes to Pesantren tersebut dibentuk dalam rangka mencegah pernikahan dini, adolescent fertility (kelahiran remaja), aborsi yang diakibatkan karena kehamilan tidak diinginkan, menghindari Seks Bebas, Napza, HIV AIDS, sehingga remaja khususnya santriwan/santriwati kedepannya akan mampu menjadi generasi yang berkualitas dalam pemenuhan kebutuhan SDM Pembangunan. Perlu diketahui bahwa PIK Remaja tersebut adalah suatu wadah yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja ataupun mahasiswa dalam memperoleh informasi dan pelayanan konseling tentang program-program yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, termasuk Triad KRR. “Semoga kerjasama yang telah terjalin dengan baik dan harmonis ini akan bisa ditingkatkan lagi di waktu-waktu mendatang, tentunya dalam ruang lingkup yang lebih luas”, pinta Kepala Bidang Dalduk tersebut. (tan)

Tags: