BKKBN Siapkan 200 Kupon PAP SMEAR Gratis

1 comment 1285 views

PAPSMEAR

Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat melalui Subbidang Kesehatan Reproduksi memberikan 200 Kupon Pap Smear Gratis kepada Wanita Usia Subur di Pontianak Kalimantan Barat. Pada hari yang ke 19 ini sudah kurang lebih 40% yang melakukan Pap Spear di Puskesmas Kampung Bali, Pontianak dan berlangsung mulai tanggal 28 September hingga 28 Oktober 2015.

Pap smear merupakan sebuah langkah pengujian medis untuk mendeteksi ada tidaknya gangguan pada leher rahim, biasa berkaitan perihal kanker serviks pada wanita. Adapun wilayah kewanitaan yang diperiksa meliputi sel-sel dari leher rahim hingga panggul.

Papsmear adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan pada sel permukaan pada leher rahim untuk mendeteksi adanya kanker leher rahim. Tes ini dilakukan pada wanita yang telah melakukan hubungan seks dan dengan memenuhi syarat :

  • Telah selesai haid paling tidak 3 hari
  • Tidak berada dalam kegiatan seksual paling tidak 3 hari
  • Tidak menggunakan obat obatan yang berhubungan dengan intravagina.

Tes ini digunakan untuk mendeteksi apakah terdapat perubahan perubahan pada sel leher rahim yang dalam kondisi abnormal. Tahap pemeriksaannya dilakukan dengan cara mengambil cairan yang ada di leher rahim dengan menggunakan spatula yang kemudian sample tes ini diperiksa dengan menggunakan mikroskop.

Langkah tes pap smear memberikan fakta medis keberadaan virus papiloma yang notabene adalah virus yang bertanggung jawab menyebabkan kanker serviks.

Pap smear memberikan anda kesempatan untuk melakukan deteksi dini (early detection) dan mengambil langkah yang dibutuhkan sebelum terlampau parah.

Para dokter menyarankan para wanita yang setidaknya berusia 21 tahun, yang sudah menikah atau sudah aktif berhubungan seksual untuk melakukan tes pap smear, karena biasanya pada usia tersebut alat reproduksi pada wanita telah berkembang sempurna.

Kanker serviks memang dapat ditularkan melalui hubungan seksual, tapi bukan berarti orang-orang yang belum pernah berhubungan seksual tidak akan terkena kanker serviks. Kanker serviks dapat terjadi pada setiap wanita.

Pap smear merupakan langkah awal deteksi sekaligus langkah pencegahan dini bagi penyakit kanker serviks sebelum semakin parah.

Faktor Penyebab Kanker Serviks (Cancer.Gov, General Information About Cervical Cancer)

Faktor penyebab kanker serviks ada 6, berikut daftarnya.

  1. Berhubungan badan dengan banyak orang
  2. Melahirkan banyak anak.
  3. Menikah di usia muda (berhubungan seks di usia muda)
  4. Merokok
  5. Menggunakan kontrasepsi oral (“pil KB”).
  6. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Infeksi human papillomavirus (HPV) adalah faktor risiko utama penyebab kanker serviks. Selain faktor tersebut, lalu bagaimana gejala kanker serviks yang sebenarnya ?

Berikut ini adalah saran para ahli tentang kapan tepatnya harus melakukan tes pap smear yang dikutip dari laman faktakanker.com:

Telah Menikah

Pap smear hanya boleh dilakukan pada wanita yang sudah menikah. Atau bisa juga dilakukan pada wanita yang telah aktif secara seksual. Pap smear tidak boleh dilakukan pada gadis yang masih perawan, dikarenakan pada prosedur pemeriksaannya, pap smear memasukkan alat pemeriksaan ke rongga vagina

Di Atas 30 Tahun

Para dokter meyakini pada usia di atas 30 perempuan justru lebih beresiko terkena kanker serviks, jadi perlu dilakukan tes pap smear secara teratur. Biasanya dokter akan menganjurkan pemeriksaan dilakukan minimal setahun sekali. Sebaiknya diskusikan jadwal pemeriksaan Anda dengan dokter demi menjaga kesehatan leher rahim Anda.

Fungsi dan Manfaat dari Pap Smear

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pap smear ini dilakukan sebagai upaya dini mendeteksi adanya sel-sel yang tidak normal yang selanjutnya dapat mengetahui apakah seorang wanita menderita kanker serviks atau tidak.

Penderita kanker serviks stadium 1 pada umumnya tidak akan merasakan gejala-gejala tertentu. Sehingga dikhawatirkan, kanker serviks tanpa pap smear akan didiagnosa saat sel-sel kanker sudah memasuki stadium yang lebih lanjut.

Pada saat kanker serviks stadium 4, pengobatan biasa akan menjadi kurang efektif karena seperti kita ketahui, penyakit kanker belum ada obatnya.

Dengan melakukan pap smear, seorang akan lebih cepat mengetahui apakah ia memiliki sel-sel serviks yang abnormal aatau tidak. Pap smear ini adalah metode yang paling akurat seperti yang dikatakan oleh Organisasi Kanker Amerika meskipun hasilnya tidak dapat secara 100%. Tetapi, ketelitian serta keakuratan dari pap smear mencapai lebih dari 90% yang menandakan pap smear dapat menjadi sumber referensi valid terhadap kondisi sel serviks di dalam tubuh seorang wanita.

Untuk itu, seperti yang dianjurkan oleh Organisasi Kanker Amerika, wanita berusia 21 tahun atau lebih untuk melakukan pap smear segera. Sehingga dia bisa terhindar dari ganasnya kanker serviks yang jelas dapat merugikan banyak hal dalam hidup seorang wanita sampai dapat menyebabkan kematian.