Sitename

Description your site...

Isi Bulan Ramadhan, 30 Peserta Ikuti Kegiatan GenRe Tadak Kawen Mude

genre-latbang(Pontianak-29/6) Dalam bulan penuh berkah ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat berkerjasama dengan Forum PIK Kalbar mengadakan kegiatan 1GENRE “TADAK KAWEN MUDE”. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari 4 malam, yang dimulai tanggal 28 Juni sampai dengan 1 Juli 2015 di Aula Kencana, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat. Pada kegiatan 1GENRE “TADAK KAWEN MUDE” kali ini, peserta yang terlibat berasal dari tujuh Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Sekadau, Sanggau, Landak, Bengkayang, Sambas, Kota Pontianak, dan Kubu Raya.

Kegiatan yang dirancang dengan mengumpulkan remaja dari berbagai komunitas atau kelompok-kelompok PIK Remaja atau Mahasiswa yang berasal dari seluruh kabupaten/kota tersebut dimaksudkan untuk memberikan pelatihan kepada peserta untuk mempopulerkan Tadak Kawen Mude di kalangan remaja Kalimantan Barat. Menurut ketua pelaksana kegiatan, Nordianto, kegiatan ini diharapkan menjadi sebuah wadah kolaborasi bagi remaja untuk berbagi mengenai hal-hal apa yang akan dilakukan untuk mendorong remaja menikah hingga usia yang ideal. Antok, panggilan akrab Nordianto menambahkan, didalam kegiatan 1GenRe peserta akan diberikan pemahaman terkait pendewasaan usia perkawinan dan persiapan remaja untuk melewati lima transisi kehidupan remaja. Selain itu, juga diadakan “Dream and Action”, dimana program ini merupakan metode praktis yang digunakan untuk memetakan harapan dan aksi nyata remaja dalam usaha mendewasakan usia perkawinan mereka hingga usia yang ideal.

Lebih lanjut Antok menjelaskan, bahwa sebagian besar peserta yang ikut kegiatan ini mayoritas merupakan calon siswa baru baik jenjang SMP, SMA, dan juga ada dua peserta yang mau masuk perguruan tinggi. “Sebelum memasuki sekolah yang baru, pastinya diadakan kegiatan yang bernama MOSS atau masa orientasi siswa sekolah”, jelas Antok.  Untuk itu Antok menawarkan kegiatan 1GenRe sebagai salah satu solusi yang diberikan untuk mengkapasitasi remaja khususnya anggota kelompok PIK R atau OSIS agar dapat mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Antok selaku ketua pelaksana juga menambahkan, bahwa kegiatan tersebut dirancang dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dengan konsep yang sangat sederhana. Kegiatan ini akan diisi materi dengan mendatangkan 10 pembicara inspiratif, baik itu dari relawan muda, profesional muda dan juga dari unsur pemerintah. Selain memberikan pelatihan tentang bersosialisasi, peserta atau yang dipanggil sebagai GenRenger akan diberikan materi terkait Self Development dan apa Itu MIMPI. “Pada puncak kegiatan peserta akan mendengarkan kisah-kisah luar biasa dari pada pembicara didalam sesi “NGOBROL ALA GENRE”, sehingga semua hal yang didapatkan selama pelatihan dapat terangkum menjadi sebuah pelajaran didalam bingkai yang indah bagi remaja yang terlibat sebagai pelaku perubahan sosial”, imbuh Antok. (tan)

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.