Sitename

Description your site...

Kabid Latbang BKKBN: “PLKB Harus Sosialisasikan Program GenRe Sampai Tingkat Keluarga”

cb-plkb-pkbPontianak (08-09-15) Menyikapi masih tingginya angka wanita usia 15-19 tahun yang melahirkan (Age Spesific Fertility Rate/ASFR) di Kalimantan Barat yang mencapai angka 104 atau tertinggi secara nasional, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat minta agar Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di daerah ini untuk terus mensosialisasikan program generasi Berencana (GenRe) sampai tingkat bawah yakni keluarga. Permintaan Kepala Perwakialan BKKBN Kalbar tersebut disampaikan melalui Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan Drs.Gun Djamani ketika membuka Capacity Building bagi PLKB dari 7 kabupaten yang ada di Kalimantan Barat di Pontianak Senin (07/09/15). Menurut Gum Djamani tingginya angka ASFR tersebut antara lain dipicu oleh tingginya angka pernikahan di usia muda,  yang sebagian diantaranya akibat hubungan seks pra nikah. “Kasus-kasus seperti terjadinya kehamilan tidak diingingankan(KTD) hasil dari hubungan seks pra nikah maupun pernikahan dini ini, dapat dicegah dengan program GenRe” Ujar Gun Djamani. Menurutnya dalam program GenRe remaja akan diberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja, pendewasaan usia perkawinan, 8 fungsi keluarga, maupun ketrampilan hidup (life skill) yangdinilai sangat bermanfaat bagi remaja sebelum menikah.

Pada bagian lain sambutannya Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar melalui Kabid Latbang Gun Djamani mengemukakan, berbagai program telah digulirkan untuk meningkatkan usia nikah pertama di kalbar, yang tujuannya adalah untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Beberapa program yang telah dilaksanakan selain GenRe adalah pembentukan Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR), serta Pusat Informasi dan Konseling Remaja/mahasiswa (PIK R/M) di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “ Saya minta teman-teman sebagai PLKB yang berada di lapangan, terus mengembangkan program BKR dan PIK R/M dengan strategi mengembangkan pola kemitraan dengan stake holder maupun tokoh masyarakat di tempat tugas masing-masing”pinta Gun Djamani.

Capacity Building bagi PLKB yang diikuti 50 orang PLKB PNS dan tenaga Kontrak dari kabupaten Kubu Raya, Sambas, Sekadau, Ketapang, Melawi, Kayong Utara dan Kabupaten Landak ini berlangsung hingga 11 September 2015, diisi dengan kegiatan penyampaian materi secara ceramah, diskusi kelompok dan simulasi praktek penyuluhan.(by Adi)

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.