Keinginan Memiliki Anak Lagi

No comment 558 views

2 anak cukup logo(diterjemahkan dari laman http://www.cpc.unc.edu/measure/prh/rh_indicators/specific/fp/)

Keinginan memiliki anak lagi diterjemahkan sebagai jumlah atau persentase perempuan (atau laki-laki) usia reproduktif yang ingin memiliki anak lagi, atau sebaliknya yang tidak ingin memiliki anak lagi. Data yang dibutuhkan untuk menghitung keinginan memiliki anak lagi adalah jumlah atau persentase responden yang melaporkan ingin atau tidak ingin anak lagi.

Indikator ini umumnya digunakan dalam survei untuk mengidentifikasi: (1) perempuan (atau laki-laki) yang menginginkan anak lagi dan (2) perempuan (atau laki-laki) yang tidak menginginkan anak lagi sehingga memiliki keinginan atau kebutuhan untuk membatasi jumlah kelahiran. Dalam SDKI, perempuan status kawin yang tidak hamil ditanyai, “Apakah anda ingin memiliki anak lagi atau anda tidak ingin memiliki anak lagi?” Perempuan hamil (atau yang tidak yakin dengan kondisinya, sedang hamil atau tidak) pada saat survei ditanyai, “Setelah melahirkan anak yang sedang anda kandung, apakah anda ingin menambah anak lagi atau apakah anda tidak menginginkan anak lagi?” Berdasarkan jawaban atas pertanyaan- pertanyaan tersebut, evaluator dapat membagi responden kedalam dua kategori: yang menginginkan anak lagi dan yang tidak ingin anak lagi, dimana perempuan dalam kategori kedua memiliki “kebutuhan terhadap alat kontrasepsi (alkon)”.

Evaluator juga dapat menggabungkan respon terhadap pertanyaan ini dengan informasi mengenai fekunditas saat ini dan penggunaan alkon untuk mengukur tingkat unmet need terhadap KB. Informasi yang berimbang dapat diperoleh dari statistik pelayanan di klinik KB. Pertanyaan serupa dengan yang ditanyakan dalam SDKI sering ditanyakan kepada calon akseptor untuk menentukan metode kontrasepsi yang tepat sesuai dengan tujuan pemakaian, untuk menjarangkan atau menghentikan kelahiran. (ypi)