KEPALA BKKBN: 4 SEHAT BANGUN KARAKTER BANGSA

No comment 558 views

(Pontianak-27/8) Salam Indonesia…. Merdeka, Merdeka, Merdeka. Salam KB.. Dua Anak Cukup, Bahagia Sejahtera. Dalam rangka membangun karakter manusia sebagai pelaku sekaligus penerima manfaat pembangunan, setidaknya dibutuhkan empat sehat yang harus dimiliki setiap individu. Empat sehat tersebut yakni sehat fisik, sehat mental, sehat spiritual dan satu lagi yakni sehat dalam hal finansial. Tatkala keempat sehat yang dimaksud tersebut ada, tumbuh dan tertanam di dalam setiap diri individu yang saat ini bertugas mengisi kemerdekaan, niscaya kesejahteraan bangsa dan negara akan segera terwujud. Demikian disampaikan Kepala BKKBN Pusat, dr. Surya Chandra Surapaty, MPH, Ph.D disela-sela kegiatannya memberikan pembinaan pegawai di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat di Aula Kencana, Rabu (26/8).

Ket foto: Suasana pembinaan pegawai di lingkungan kantor Perw. BKKBN Prov. Kalbar oleh Kepala BKKBN Pusat.

Kepala BKKBN Pusat mencontohkan banyaknya kasus korupsi yang menghambat pembangunan bangsa. Menurut Surya Chandra, di Indonesia ini korupsi semakin menjadi-jadi karena para koruptor tersebut menjadi regulator sekaligus operator dalam proses berjalannya pembangunan. Semua itu dilandasi karena dalam diri invididu tersebut tidak terdapat empat sehat seperti yang dikatakannya. “Seseorang yang awalnya mempunyai pekerjaan ataupun jabatan terhormat, ternyata menjadi tersangka pelaku korupsi, atau terkenal dengan white collar crime”, jelas Surya Chandra.

Selain berpesan tentang empat sehat tersebut, Kepala BKKBN Pusat juga berharap kepada seluruh pegawai agar senantiasa menjaga  Revolusi Mental yang tengah digadang-gadang oleh pemerintah saat ini. Ukuran yang menjadi dasar Revolusi Mental tersebut diantaranya Integritas, Bekerja Keras dan Kerja Sama. Intergritas menurut orang nomor satu di BKKBN ini adalah satunya kata dengan perbuatan. “Jangan sampai apa yang kita katakan, tidak sesuai dengan apa yang kita lakukan, atau istilah tenarnya adalah munafik”, tegas Surya. Surya Chandra juga menambahkan bahwa integritas yang ada pada diri individu wajib disertai dengan kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan ketaatan pada peraturan.

Lebih lanjut, Surya Chandra juga mengingatkan istilah Restorasi yang pernah dipopulerkan oleh salah satu tokoh nasional. “Restorasi tersebut sebenarnya hampir sama dengan revolusi mental bagi bangsa. Restorasi artinya kembali ke nilai-nilai yang fundamental, yang dalam hal ini adalah kembali ke nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila”, ungkap Surya. Kepala BKKBN meminta kepada seluruh pegawai agar nilai-nilai Pancasila tersebut diaplikasikan kepada pribadi-pribadi untuk membangun bangsa.

Pada akhir pembinaannya, Kepala BKKBN Pusat menegaskan kembali bahwa kita harus merasa bahwa kita lahir di dunia ini bukanlah suatu kebetulan semata. “Siap-tidak siap kita harus siap, karena tatkala kita merasa bahwa kita telah diciptakan oleh Allah SWT, kita ini terlahir dengan membawa suatu amanah dan tujuan. Sebagai manusia tentu kita hanya bisa berencana, namun Tuhan yang menentukan”, tegas Surya sekali lagi. Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan program KKBPK, Kepala BKKBN mengajak kepada seluruh pegawai agar mengajak diri sendiri sebelum mengajak ke orang lain. Selain melakukan pembinaan pegawai, Kepala BKKBN Pusat juga berkesempatan meninjau gudang alkon Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat.


Ket foto: Kepala BKKBN, dr. Surya Chandra Surapaty, MPH, Ph.D saat meninjau gudang alkon BKKBN Kalbar didampingi Kepala Perwakilan dan pejabat esselon III.

Sebelum meninggalkan kantor BKKBN Kalbar menuju kantor Gubernur Kalimantan Barat guna beraudiensi dengan Gubernur, Kepala BKKBN berkesempatan menyumbangkan tiga buah lagu melalui suara emasnya. Selamat berjuang untuk kita semua,  maju terus pantang mundur.. (tan)