Kosi di Lingkungan Kedeputian Pengendalian Penduduk

Training Of Trainer Advokasi Terapan Angkatan I Tahun 2013
Training Of Trainer Advokasi Terapan Angkatan I Tahun 2013

Kegiatan Konsultasi Kepala Subbidang (Kosi) di Lingkungan Kepedeputian Pengendalian Penduduk ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajemen operasional bagi Kasubbid (Eselon IV) dalam penggarapan Program Pembangunan Kependudukan Tahun 2014 guna mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menyosialisasikan arah kebijakan pembangunan kependudukan dan KB dalam RKP 2014, Rencana Aksi Pengendalian Kuantitas Penduduk 2014, Program dan Rencana Kerja tiap-tiap direktorat yang ada di Kedeputian Pengendalian Penduduk.

Peserta kegiatan ini dari Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat adalah:

  1. Kepala Subbidang Penetapan Parameter Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat (Yulaecha Padma Ichwanny, S.Psi, MAPS).
  2. Kepala Subbidang Kerjasama Pendidikan Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat (Drs. Triswanta).
  3. Kepala Subbidang Analisis Dampak Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat (Dra. Derma Sari L. Tobing).

Kegiatan Kosi dilaksanakan oleh Kedeputian Pengendalian Penduduk BKKBN Pusat bekerjasama dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur pada hari Selasa, 20 Mei 2014 hingga hari Jumat, 23 Mei 2014 di Hotel Meritus, Surabaya. Adapun tema yang diangkat adalah “Melalui Kegiatan Konsultasi Kepala Subbidang (KOSI) Kita Tingkatkan Profesionalisme Kepala Subbidang Pengendalian Penduduk dalam Upaya Percepatan Pencapaian Sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga”.

Acara pada hari Selasa, 20 Mei 2014 dibuka dengan tarian Legang Surabaya, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB. Acara selanjutnya adalah laporan panitia penyelenggara yang disampaikan oleh Drs. Syaefuddin. Selanjutnya adalah Sambutan Selamat Datang oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur diwakili oleh Sekretaris (Dra. Suhartuti, MM) dan arahan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dr. Wendy Hartanto, MA) sekaligus membuka kegiatan Konsultasi Kepala Subbidang di Lingkungan Kedeputian Pengendalian Penduduk. Acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama.

Dalam sambutannya, Kepala melalui Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur (Dra. Suhartuti, MM) mengutarakan bahwa parameter kependudukan telah terintegrasi dalam renstrada RPJMD beberapa kabupaten/kota atas bantuan para mitra kerja di Provinsi Jawa Timur.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dr. Wendy Hartanto, MA) dalam sambutannya menyatakan bahwa TFR nasional tak kunjung turun antara lain disebabkan kenaikan CPR yang sangat kecil per tahunnya. Dalam arahannya, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk mengungkapkan bahwa pembangunan berwawasan kependudukan akan dijadikan mainstream (arus utama) dalam perencanaan pembangunan di setiap level, sebagaimana dulu pembangunan berwawasan gender menjadi arus utama dalam perencanaan pembangunan di Indonesia. Oleh sebab itu, perlu dilakukan advokasi terhadap para pimpinan daerah saat akan menyusun Renstra RPJMD agar parameter dan isu kependudukan dimasukkan. Hal kedua yang tidak kalah penting adalah grand design kependudukan harus dijadikan acuan/panduan para pimpinan daerah dalam penyusunan dan pelaksanaan perencanaan program pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, beliau juga menginformasikan bahwa baru-baru ini Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035 telah diluncurkan oleh Presiden SBY pada tanggal 29 Januari 2014. Presiden SBY memerintahkan agar proyeksi ini dijadikan rujukan dalam setiap perencanaan pembangunan di Indonesia. BKKBN bertanggung jawab untuk membuat proyeksi penduduk di tingkat kabupaten/kota. BKKBN juga telah menyanggupi untuk mencapai TFR 2,1 pada tahun 2025. Untuk mencapai cita-cita ini, perlu bekerjasama dengan instansi/SKPD. BKKBN dan seluruh perwakilannya di tiap provinsi diminta untuk dapat memasukkan isu kependudukan dalam satu sesi setiap pelatihan yang dilaksanakan oleh instansi/SKPD.

Kegiatan pada hari Rabu, 21 Mei 2014 diisi dengan materi Motivasi dan Kepemimpinan yang disampaikan oleh Prof. DR. Pribadiyono, Ir., MS dari PT Quantum. Materi ini diharapkan bisa memompa semangat dan motivasi para kasubbid sehingga dapat bekerja cerdas dan bekerja keras guna mewujudkan cita-cita BKKBN, sekaligus mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan para kasubbid.

Acara selanjutnya adalah pemaparan materi Kebijakan dan Strategi Kedeputian Bidang Pengendalian Penduduk 2014 oleh Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dr. Wendy Hartanto, MA). Materi ini disampaikan secara panel dengan materi Koalisi Kependudukan Jawa Timur (Lutfi Agus Salim, SKM, M.Si, penemu aplikasi SmartFert), dan dimoderatori oleh Direktur JAKDUK (Sunarto). Setiap kasubbid di Bidang Pengendalian Penduduk diminta untuk menjalin kerjasama yang baik untuk pendataan dengan Bidang ADPIN untuk membuat pemetaan penduduk yang nantinya dapat dijadikan rekomendasi bagi Bidang KB-KR dan Bidang KS-PK dalam menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran. Jadi disamping melakukan tugasnya sebagai mission center untuk mencapai misi “mengarusutamakan berwawasan kependudukan”, Bidang Dalduk bisa bertindak sebagai service center bagi Bidang ADPIN, Bidang KB-KR dan Bidang KS-PK dengan menyediakan data dasar perencanaan kegiatan ketiga bidang itu.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan pengalaman pelaksanaan program dan kegiatan di provinsi disajikan oleh perwakilan provinsi yang telah ditunjuk sebelumnya. Bertindak sebagai moderator yaitu Zahrofa Hermiwahyoeni, SH, M.Si (16.30 – 17.30 WIB):

  1. Pelaksanaan Kerjasama Pendidikan Kependudukan oleh Kasubbid Kerjasama Pendidikan Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo (Iriyanto Lasoma).
  2. Pelaksanaan Kajian Dampak Kependudukan oleh Kasubbid Analisis Dampak Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi Papua (Rosana Saiya, SE).
  3. Penyusunan Profil dan Parameter Kependudukan, serta Penyusunan GDPK oleh Kasubbid Penetapan Parameter Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat (Yulaecha Padma Ichwanny).

Pada hari Kamis, 22 Mei 2014, peserta dibagi menjadi 3 kelompok, yakni kelompok Subbidang Penetapan Parameter Kependudukan, Subbidang Analisis Dampak Kependudukan, dan Subbidang Kerjasama Pendidikan Kependudukan. Pada kesempatan ini, setiap kelompok membahas pelaksanaan kegiatan 2014 beserta permasalahan yang dihadapi, dan membahas Program Pengendalian Penduduk Tahun 2015. Kegiatan Konsultasi Kepala Subbidang (Kosi) di Lingkungan Kepedeputian Pengendalian Penduduk ditutup pada hari Jumat, 23 Mei 2014.

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *