Sitename

Description your site...

MUSTAR: LAKUKAN MULAI DARI HAL KECIL DAN SEDERHANA

audiensi(Pontianak-3/6) Menjelang malam Grand Final pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Kalbar 2015, tadi pagi para finalis mengadakan audiensi dengan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Mustar, SE, MM. Kegiatan yang berlangsung di ruang Video Conference Perwakilan BKKBN Kalbar tersebut dilakukan sebagai rangkaian pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Kalbar 2015. Berbagai pertanyaan diajukan oleh para finalis terkait dengan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga yang menjadi tupoksi BKKBN. Didampingi Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Kepala Bidang KS/PK, Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar mendengar dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang antusias diajukan oleh para finalis.

Finalis Dumas GenRe 2015 dari PIK Remaja Cermai Pontianak, Sadela, misalnya. Dirinya ingin mengetahui bagaimana cara merubah stigma yang masih berkembang di masyarakat terkait dengan pemikiran banyak anak banyak rejeki, ataupun pemikiran tentang perawan tua yang masih dipegang oleh sebagian masyarakat. Finalis lainnya, Lady Chandra Kasih, juga ingin mengetahui apa peran BKKBN dalam pembinaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja.

Kepala Perwakilan, Mustar SE, MM dengan semangat mengapresiasi dan menjawab semua pertanyaan dari para finalis. Terkait dengan cara merubah stigma yang masih berkembang di masyarakat saat ini, Mustar memberikan penjelasan bahwa untuk melakukan perubahan sikap masyarakat perlu didahului dengan memberikan pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat. Dari pengetahuan dan edukasi tersebut diharapkan bisa mempengaruhi perilaku di dalam masyarakat. Pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai media. “Lakukan dari hal-hal kecil, sederhana, dan terus menerus, baru kemudian melangkah kepada hal-hal yang lebih besar”, jelas Mustar. Selain itu, Mustar menambahkan bahwa merubah perilaku seseorang tidak bisa dilakukan dalam jangka waktu yang pendek. Kepala Perwakilan mencontohkan BKKBN yang butuh waktu lebih dari 30 tahun dalam merubah pemikiran masyarakat dalam hal jumlah anak yang diinginkan, yakni dua anak cukup.

Sementara itu, menjawab pertanyaan dari Lady Chandra Kasih, Mustar menjelaskan bahwa BKKBN akan memperbaiki sistem pembinaan yang ada, yakni dengan lebih melibatkan peran stakeholder kabupaten/kota, dan juga pihak kampus. Saat ini, bentuk sosialisasi tidak hanya dilakukan “door to door”. Melalui media sosial, sosialisasi dan kampanye program kependudukan dan KB juga dapat dilakukan tanpa harus bertemu dan bertatapan langsung. “Namun, jika ada pertanyaan ataupun informasi yang memang harus disampaikan melalui pertemuan langsung dengan masyarakat, ya harus diadakan pertemuan”, tambah Mustar.

Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para finalis Dumas GenRe, seperti pertanyaan tentang peran BKKBN dalam program transmigrasi, sosialisasi tentang vasektomi dan tubektomi, bagaimana memberdayakan masyarakat dengan keanekaragaman potensi yang ada di wilayahnya masing-masing dan ada juga yang menanyakan bagaimana melakukan pelayanan KB yang memadai serta banyak pertanyaan lainnya.
Kegiatan audiensi berakhir pada pukul 10.00 WIB dan selanjutnya para finalis mengadakan gladi bersih dalam rangka Grand Final Pemilihan Dumas GenRe 2015 yang akan dilaksanakan malam nanti di Pontianak Convention Center (PCC) mulai pukul 19.00 WIB.

No Responses

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.