Mustar: ”Petugas Pendata RPJMN 2015 Harus Berintegritas”

Pontianak (03-06-2015) Sebanyak 69 petugas pendata (Enumerator), Supervisor dan Pendamping Survei Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015 dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat mulai hari ini (3/6/15) sampai Sabtu (06/06/15) mengikuti Tachnical Asisitance (TA) RPJMN 2015 di Pontianak. Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Kalimantan Barat Drs.Mustar Raidi SE MM ketika menyampaikan sambutan dan membuka TA RPJMN Rabu (03/06/15) pagi mengemukakan, hasil survei RPJMN 2015 ini memiliki makna yang penting dan strategis untuk menyusun berbagai kebijakan pembangunan dan intervensi program. Oleh karenanya Mustar minta agar petugas pendata (enumerator), supervisor maupun petugas pendamping dari kabupaten/kota memiliki integritas yang tinggi. “ Mengingat pentingnya survei ini saya minta semua miliki integritas yang tinggi. Petugas harus miliki tanggung jawab, komitment, jujur dan konsisten dalam melaksanakan pendataan” pinta Mustar.

            Pada bagian lain sambutannya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi kalimantan Barat mengatakan dari hasil survei sebelumnya diketahui bahwa Indeks Pengetahuan Masyarakat dalam hal ini responden terhadap program Kependudukan, Keluarga Berencana Nasional dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) masih rendah yakni hanya 46 % atau berada di bawah rata-rata nasional yang sudah mencapai 48 %. “Ini artinya masih banyak upaya yang harus dilakukan, walaupun diakui sudah banyak program yang dilaksanakan”. Ungkap Mustar. Menurutnya hasil survei RPJMN merupakan sarana untuk bercermin diri atau merefleksikan diri terhadap berbagai hal yang sudah dilakukan. Dengan hasil yang masih rendah, artinya masih perlu berbagai upaya dan terobosan agar program KKBPK benar-benar dapat diketahui dan selanjutnya dilaksanakan oleh masyarakat.

            TA Survei RPJMN 2015 ini dikerjasamakan dengan Universitas Muhammadiyah Pontianak, yang implementasinya adalah tenaga enumerator dan supervisor survei ini adalah mahasiswa dan alumni Universitas setemopat. Sedangkan pendamping survei adalah dari unsur SKPD KB kabupaten/kota di Kalimantan Barat. (by Adi)