Pelayanan MKJP Pasca Pelatihan Teknis Komunikasi Interpersonal/Konseling

Pontianak – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat hari Kamis, 28 Mei 2015 melakukan pencabutan dan pemasangan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pasca Pelatihan Teknis Komunikasi Interpersonal/Konseling (KIP/K) dengan Alat Bantu Pengambilan Keputusan ber-KB (ABPK).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pelatihan bagi bidan Kabupaten/Kota wilayah Kalbar yang sudah pernah mengikuti CTU Pemasangan IUD dan Implant bertugas di Puskemas dan Rumah Sakit. Pelayanan MKJP terdiri dari alkon (alat kontrasepsi) Insert Uterus Device (IUD) dan Implant (Susuk KB) yang dipromotori oleh Bidan Senior yaitu Pengurus IBI Kalbar Ibu Rawasiyah S.ST di klinik KIAS BKKBN Kalbar. Pelayanan dilakukan oleh 6 akseptor KB dengan 8 pelayanan yang terdiri dari tiga orang pemasangan IUD, satu orang pencabutan implant dan pemasangan IUD, satu orang pencabutan implant dan pemasangan IUD dan satu orang pencabutan implant.

Kegiatan pelayanan tidak berlangsung lama, hanya memerlukan waktu sekitar satu jam setengah dari proses identifikasi akseptor sampai pelayanan alkon. Ada salah satu akseptor yang semula berkeinginan dari implant ke implant berpindah kemauan dari implant ke IUD setelah mendapat pemahaman dan teori atas permasalahannya. “Jika penerangan KB seperti Ibu mungkin saya sudah dari dulu memakai IUD” ujar salah satu akseptor tersebut kepada pemberi KIE di klinik KIAS. Sedangkan dari pihak medis ibu bidan sangat menganjurkan pemakaian IUD dibanding KB hormon karena bisa mempengaruhi kesehatan badan bagi akseptor. (Sbadriy)