Sitename

Description your site...

PENYUSUNAN WORKPLAN 2015 DISTRICT WORKING GROUP BENGKAYANG

PENYUSUNAN WORKPLAN 2015  DISTRICT WORKING GROUP BENGKAYANG
Posted by: Reply

Pada tanggal 8-10 Juni 2015 yang lalu, Yayasan Cipta Cara Padu (YCCP) bekerjasama dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat dan BPPKB Kabupaten Bengkayang menyelenggarakan kegiatan penyusunan rencana kerja District Working Group (DWG) Bengkayang tahun 2015-2016. DWG Bengkayang ini merupakan pengembangan Program AFP untuk tahun 2015 di Provinsi Kalimantan Barat setelah pelaksanaan Program AFP di Kota Pontianak. DWG ini terdiri dari berbagai unsur pemerintahan dan swasta yang memiliki kepedulian yang sama terhadap Program KKBPK di Bengkayang.

Pembukaan DWG dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Setda Kabupaten Bengkayang. Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Mustar, berharap DWG dapat membantu pelaksanaan Program KKBPK di Kabupaten Bengkayang karena sejatinya program ini melibatkan seluruh sektor. Beliau juga berharap bahwa Program DWG ini nantinya akan diadopsi ke kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat. DWG Bengkayang diharapkan dapat dijadikan percontohan bagi kabupaten/kota lainnya untuk dapat menjangkau sampai ke tingkat desa karena DWG Pontianak hanya khusus untuk daerah perkotaan. Mustar menambahkan bahwa DWG ini bukan untuk menambah beban pekerjaan anggotanya, melainkan untuk meringankan beban kerja setiap sektor yang terlibat.

Sambutan Bupati Bengkayang yang dibacakan oleh Asisten II Setda Bengkayang antara lain berisi ucapan terima kasih karena AFP telah memilih Bengkayang sebagai kabupaten kedua di Kalimantan Barat, setelah Kota Pontianak, untuk menjadi sasaran kerja AFP. Beliau berharap DWG dapat menggantikan peran PKB/PLKB.

Penyusunan rencana kerja ini dilakukan dengan menggunakan metode AFP Smart yang membantu menganalisis peluang dan tantangan eksternal serta menyusun kegiatan perencanaan yang komprehensif dan terinci. Metode Netmap digunakan untuk mengenali pembuat keputusan potensial yang akan diadvokasi oleh DWG Bengkayang sehingga dapat membantu mensukseskan pencapaian Program KKBPK di Bengkayang. Pembiayaan yang diperlukan untuk pencapaian Program KKBPK diperhitungkan menggunakan instrumen FP Costing.

Bertindak sebagai tim pemateri adalah Tuty S. Supiaty dan Elfira Nacia dari Yayasan Cipta Cara Pandu (YCCP). Peserta dibagi menjadi 3 kelompok untuk memudahkan penyusunan rencana kerja sesuai strategi yang telah disetujui bersama, yaitu: 1) Revitalisasi Tim KB Desa; 2) Peningkatan APBD untuk Program KKBPK; dan 3) Memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk revitalisasi Program KB di desa. Ketiga kelompok difasilitasi oleh Rizka Awwaliyya (FO DWG Kota Pontianak), Yulaecha Padma Ichwanny (Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat), dan M. Taufik (Dosen UMP). (ypi)

 

Anggota DWG Kabupaten Bengkayang  Penyusunan Workplan 2015

No Responses

Leave a Reply