PUNCAK KEGIATAN HARI KEPENDUDUKAN SEDUNIA TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN BARAT 2015

(Pontianak-6/8) Puncak peringatan Hari Kependudukan Sedunia ke-28 Tahun 2015 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dilaksanakan Rabu kemarin, 5 Agustus 2015, bertempat di Ruang Theater IAIN Pontianak. Kegiatan tersebut dirangkai dengan acara TalkShow yang mengambil tema “Mempersiapkan Anak dan Lansia dalam Menyingsong Bonus Demografi Kalbar 2020”.
Menurut Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Gugus Suprayitno, M.Si, acara tersebut memang sudah direncanakan sejak lama, mengingat Hari Kependudukan Sedunia sebenarnya jatuh pada tanggal 11 Juli kemarin. Gugus menambahkan bahwa acara yang digelar kali ini merupakan hasil kerjasama antara BKKBN Provinsi Kalbar dengan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Barat, Himpunan Psikolog Indonesia Wilayah Kalimantan Barat dan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Permata Khatulistiwa Kota Pontianak.
Acara yang dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat diisi dengan beragam acara diantaranya pengukuhan Forum Mahasiswa Peduli Kependudukan Provinsi Kalimantan Barat, Pengukuhan Pengurus baru Koalisi Muda Kependudukan Provinsi Kalimantan Barat, dan juga penyerahan hadiah dan bingkisan Lomba Cerdas Cermat serta Pemberian Reward bagi Guru Pelaksana Implementasi Materi Pendidikan Kependudukan se Kota Pontianak serta acara inti adalah Talkshow dengan menghadirkan empat narasumber.
Dalam sambutannya Kaper BKKBN Kalbar, Mustar, SE, MM mengatakan bahwa anak-anak dan remaja saat ini merupakan calon generasi pengisi bonus demografi yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2020 nanti. Oleh karena itu, anak-anak dan remaja harus meningkatkan kualitas diri dengan cara menjaga dan merawat kesehatan, mengejar pendidikan hingga jenjang yang tinggi, sebagai prasyarat memasuki pasar kerja. Mustar sendiri  lebih suka menyebut kondisi rendahnya rasio ketergantungan sebagai Momentum Demografi, karena kata ‘bonus’ mengimplikasikan bahwa tanpa perlu melakukan apa-apa, bonus sudah datang dengan sendirinya. Padahal bonus hanya diperoleh apabila momentum demografi ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain itu, kita juga harus waspada akan datangnya periode penduduk menua pasca bonus demografi, mengingat hal tersebut merupakan dampak kehadiran bonus demografi yang juga tidak bisa dikesampingkan.


Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Mustar, SE, MM saat membuka sekaligus memberikan sambutan

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengukuhan Koalisi Muda Kependudukan (KMK) Provinsi Kalimantan Barat Periode 2015-2018 oleh Mustar, SE, MM selaku Wakil Ketua I Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Barat, dilanjutkan dengan pengukuhan Forum Mahasiswa Peduli Kependudukan (Formalinduk) Provinsi Kalimantan Barat Periode 2015-2018 oleh Mustar, SE, MM selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat. Berbagai hiburan juga ditampilkan dalam acara tersebut, seperti permainan angklung dari grup angklung pimpinan Bayu Prakoso, hiburan cerita monolog yang berjudul Batu Bala Batu Betangkup oleh Agus Setiawan dari Singkawang, yang juga anggota Formalinduk Kalbar serta yang tidak ketinggalan hiburan organ tunggal pimpinan Bapak Ahmad Yadi yang juga purnakaryawan BKKBN Kalbar.

Ket foto:

Atas: Pengukuhan Koalisi Muda Kependudukan Kalbar dan Formalinduk Kalbar periode 2015-2018

Tengah: Penampilan grup angklung pimpinan Bayu Prakoso dan monolog Batu Bala Batu Betangkup oleh Agustiawan

Bawah: Kaper BKKBN Kalbar saat foto bersama pemenang Lomba Cerdas Cermat Kependudukan 2015 dan pemberian Reward kepada Guru Pelaksana Implementasi Materi Kependudukan

Setelah Ishoma siang, acara dilanjutkan dengan Talkshow yang mengambil tema “Mempersiapkan Anak dan Lansia dalam menyongsong bonus demografi kalbar 2020” dengan menghadirkan tiga nara sumber, yakni Kaper BKKBN Prov. Kalbar, Mustar, SE, MM, Kepala BP3AKB Provinsi Kalbar, Ir. Anna Veridiana Iman Kalis, MP, ketua Himpunan Psikolog Indonesia Wilayah Kalimantan Barat, Dr. Hj. Fitri Sukmawati, M.Psi, Psikolog dan satu pembicara tamu Dr. dr. Sugiri Syarif, MPA, selaku ketua Yayasan Cipta Cara Padu yang juga pernah menjadi orang nomor satu di BKKBN. Acara dipandu oleh host yang sudah tidak asing lagi di Kota Pontianak yakni Bunsen Bone dan Novalia. (tan)

Ket foto: Suasana Talkshow memperingati hari Kependudukan sedunia tk. Provinsi Kalbar 2015

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *