Revolusi Mental Ubah Manusia Baru Yang Berhati Putih, Berkemauan Baja Dan Berjiwa Menyala-Nyala

(Pontianak-9/10) Jum’at ini, perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat kembali mengadakan pembinaan pegawai yang dilakukan oleh Kepala Perwakilan, Mustar, SE, MM. Kegiatan pembinaan merupakan salah satu kegiatan yang digunakan untuk me-refresh rutinitas para pegawai. Dalam pembinaan kali ini, ada hal yang sedikit lain dari biasanya dimana para eselon III sengaja tidak diikutkan. Hal tersebut menurut Kepala Perwakilan dimaksudkan untuk menghilangkan perasaan tidak enak jikalau para pegawai akan mengungkapkan uneg-uneg, pertanyaan ataupun keluhan-keluhan selama bekerja ataupun dalam menghadapi pekerjaan. Kepala perwakilan berharap dalam kegiatan pembinaan pegawai ini dapat berlangsung secara santai dengan lebih banyak melakukan dialog.

pembinaan pegawai

Ket: Kaper BKKBN Prov Kalbar saat melakukan pembinaan pegawai

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan menegaskan kembali manifestasi Revolusi Mental yang baru saja diikrarkan oleh seluruh pegawai. Revolusi mental diharapkan sedikit demi sedikit bisa dimaknai dalam kehidupan, terutama dalam kehidupan bekerja sehari-hari. Revolusi mental yang mengandung tiga nilai yakni integritas, etos kerja dan gotong royong membawa kita dalam membentuk manusia yang baru. Membentuk manusia artinya kita harus move-on terhadap hal-hal baik yang membawa perubahan. Mustar sendiri mencontohkan belum tertibnya absen ataupun masih adanya pegawai yang tidak menggunakan kartu tanda pengenal. Hal tersebut menunjukkan bahwa dalam diri pegawai tersebut belum ada jiwa revolusi mental.

Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, bahwa dalam Gerakan Revolusi Mental mengandung tiga nilai yang harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata. Tiga nilai itu nantinya diharapkan akan membawa perubahan besar dalam diri manusia. Melalui gerakan revolusi mental, manusia diajak menjadi manusia yang berhati bersih. Maksud yang terkandung yakni bersih dari prasangka-prasangka, jauh dari pemikiran akan hal-hal yang buruk ataupun dari hal-hal yang membikin perasaan tidak enak dan lain sebagainya. Dalam kasus sehari-hari, kita harus bijaksana dalam menghadapi rumor yang berkembang misalnya.

Manifestasi yang kedua, manusia diajak menjadi sosok yang berkemauan baja. Artinya setiap manusia harus mempunyai kemauan keras. Setiap niat pasti akan ada ruang. Jika seseorang sudah mempunyai niat dari dalam dirinya, tentunya ruang akan bisa diciptakan, yang penting tidak melanggar aturan dan ketentuan yang ada. Berikutnya, melalui revolusi mental manusia diajak mempunyai semangat elang rajawali yang berarti manusia harus mempunyai semangat pantang menyerah, tidak gampang putus asa ditengah-tengah keterbatasan. Mustar mengajak kepada semua pegawai untuk menggelorakan semangat responsive terhadap perubahan, yang dimaknai bahwa setiap perubahan pasti diikuti dengan implikasinya. Selanjutnya, melalui revolusi mental, manusia diajak menjadi sosok yang berjiwa api menyala-nyala, yang artinya mempunyai jiwa yang tidak pernah padam.

Setelah memberikan pembinaan, selanjutnya Kepala Perwakilan memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai untuk melontarkan pertanyaan, mengutarakan uneg-uneg, keluhan tanpa ada yang harus ditutup-tutupi. Dalam akhir pembinaan pegawai BKKBN Provinsi Kalbar, ditutup dengan unjuk performance melalui karaoke bersama. (tan)