Sarasehan Bersama Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Toma) Kalimantan Barat

PONTIANAK, 26 OKTOBER 2013

Kegiatan sarasehan ini dilaksanakan sebagai forum silaturahim tokoh masyarakat (TOMA) dan tokoh agama (TOGA) di Kalimantan Barat. Kegiatan ini akan dihadiri oleh TOGA dari enam agama: Islam. Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu. Adapun leading sector kegiatan ini adalah FAPSEDU Kalimantan Barat. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi TOGA dan TOMA serta bertukar informasi mengenai isu kependudukan terkini di Kalimantan Barat. Kegiatan sarasehan dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Oktober 2013 di Hotel Aston, Jl. Gajah Mada No. 21 Pontianak, pukul 12.30 – 15.30 WIB.

Dalam kegiatan ini terungkap bahwa hasil penelitian Ubaya di Kalimantan Barat menyatakan bahwa ternyata 33% dari kehamilan remaja terjadi karena kecelakaan. Dalam pasutri sendiri banyak terjadi unwanted pregnancy. Kontribusi remaja di Kalimantan Barat terhadap tingkat fertilitas sangat tinggi sebesar 104 per 1.000 berdasar data SDKI 2012.

Agus Candra dari WALUBI meminta agar TOGA TOMA terus melakukan pembinaan yang lebih mengedepankan keluarga berkualitas, jadi tidak berkesan pembatasan kelahiran. Program KB adalah untuk mengatur kelahiran. Perlu pula dijalin kerjasama antara TOGA TOMA dengan PKK.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Lensus Kandri, mengatakan bahwa yang paling penting adalah komitmen kita bersama dari pusat, provinsi, sampai ke SKPD untuk menggelorakan kembali Program KB. TOGA TOMA diminta berpikir untuk mengatasi masalah yang ada, dan merumuskan kebijakan apa kedepan untuk mengatasi masalah ini.