Studi banding BKKBN Kalbar ke BKKBN Jateng merupakan penuamarataan persepsi

 

PONTIANAK-Kaper BKKBN Kalbar, Kusmana mengatakan semua lembaga di seluruh Indonesia detik ini menjerit karena telah terjadi pengurangan anggaran.

img_0071
Meski demikian, BKKBN tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi para karyawan termasuk mitra kerja agar menyukseskan program KB dimasyarakat luas.
Meski terjadi pengurangan anggaran, Kaper BKKBN Kalbar mengharapkan para peserta studi banding agar dapat memanfaatkan kesempatan ke Jawa Tengah yang akan diberangkatkan pada Kamis, 24 November 2016 pagi.
“Anggaran yang digunakan adalah anggaran yang sangat minim, maka harus dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga Kelompok Tribina dan UPPKS BKKBN Kalbar banyak mendapatkan ilmu,” ungkap pria yang akrab disapa Uung ini disela-sela memberikan arahan kepada rombongan studi banding kelompok Tribina dan UPKS Perwakilan BKKBN Kalbar ke Perwakilan BKKBN Jawa Tengah di aula BKKBN Kalbar, Rabu (23/11/2016) malam.
Ibarat kata, Kusmana menjelaskan yang pintar turun kebawah yang bawah naik keatas sehingga terjadi kesamaan persepsi dalam mensukseskan program Keluarga Berencana.
“Maka para peserta studi banding ke Jateng diharap menyamaratakan persepsi sehingga bermanfaat ketika kembali ke Kalbar,” jelasnya.
Kusmana menambahkan karena rombongan mengatasnamakan BKKBN Kalbar maka diharapkan kelancaran dan kemudahan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Kalbar.