Sitename

Description your site...

Wako Pontianak:” Setiap Tahun 11.500 Bayi Lahir di Kota Pontianak”

Wako Pontianak:” Setiap Tahun 11.500 Bayi Lahir di Kota Pontianak”

wakil-wali-kota-pontianak-edi-rusdi-kamtono_20160309_160637

Pontianak (07/06/16) Wakil Walikota Pontianak Ir.H.Edi Rusdi Kamtono, MM,MT mengatakan, setiap tahunnya di kota Pontianak terdapat sedikitnya 11.500 bayi lahir. Jumlah ini jika ditambah lagi dengan masuknya penduduk dari luar dari luar kota Pontianak, akan menambah laju pertambahan penduduk dan kepadatan penduduk di kota ini. Ungkapan tersebut disampaikan wakil walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ketika menyampaikan Khotbah 7 menit (kultum) sholat Tarawih di masjid Miftahul Huda gang Sudimoro Jalan M.Sohor Pontianak tadi malam. “Dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat ini akan membawa konsekuensi yang cukup luas di masyarakat” ujar Wakil Walikota. Menurutnya konsekuensi yang harus dipenuhi dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat ini adalah, infrastruktur mulai dari jalan, sekolah, pasar maupun rumah sakit dan infrastruktur fisik lainnya. Dikatakan oleh Edi Rusdi Kamtono, saat ini Pemerintah kota Pontianak terus membangun infrastruktur untuk memenuhi keperluan masyarakat seperti jalan, jembatan, sekolah, pasar dan fasilitas penunjang kesehatan masyarakat. Harapannya adalah dengan pemenuhan infrastruktur ini akan dapat memenuhi hajat hidup masyarakat kota Pontianak yang hiterogin ini. “Apalagi saat ini kota Pontianak termasuk dalam 5 besar urutan kota di tanah air yang tingkat kemajemukan dan toleransinya cukup besar setelah Yogyakarta, Bandung, Denpasar, Bengkulu dan kota Pontianak hasil survei lembaga independen, yang menuntut penanganan masalah kota lebih serius” lanjut Edi Rusdi Kamtono.

Selain itu peningkatan jumlah penduduk yang pesat ini membawa konsekuensi pada munculnya kerawanan kasus kreminalitas serta masalah kesejahteraan masyarakat lainnya. Menurut Edi Rusdi Kamtono, jumlah penduduk yang besar seperti kota besar lainnya akan membawa dampak pada meningkatnya kasus kreminalitas, penyalahgunaan Narkoba, dan munculnya kenakalan remaja lainnya.”Kita sudah memprediksi kemungkinan munculnya kasus kreminalitas dan masalah sosial lainnya, dengan terus menjalin kerjasama dengan aparat keamanan terkait, dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat” tegas Wakil Walikota. Kendati demikian apapun usaha Pemerintah Kota Pontianak jika tidak diimbangi dengan kesadaran dan partisipasi masyarakat diyakini tidak akan membawa manfaat. Oleh sebab itu pihaknya mengajak masyarakat kota Pontianak untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan di segala bidang, sekaligus ikut mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan mengedepankan pembangunan penduduk yang berkualitas. (by Adi)

No Responses

Leave a Reply