Sitename

Description your site...

Workshop Regional I Perencanaan Pengendalian Penduduk Dengan Devinfo

Workshop Regional I Perencanaan Pengendalian Penduduk Dengan Devinfo

IMG_1811Sesuai Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Pembangunan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, BKKBN sebagai institusi pemerintah yang menangani Bidang Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana, antara lain bertugas menyediakan data parameter dasar kependudukan. Data parameter kependudukan tidak saja memotret situasi kependudukan di tingkat nasional, namun juga mengerucut semakin detil pada tingkat provinsi serta kabupaten dan kota. Dengan demikian, secara spesifik dapat dipetakan permasalahan kependudukan yang terjadi pada wilayah terkecil agar lebih memudahkan penentu kebijakan dalam pengambilan keputusan.

Dalam upaya menyajikan data parameter kependudukan, BPS menggunakan software devinfo, yaitu suatu sistem databasis yang dapat digunakan untuk kompilasi dan penyajian data dalam bentuk tabel, grafik, dan peta dengan cakupan wilayah dari tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Devinfo merupakan salah satu alat yang dapat digunakan dalam perencanaan berdasarkan bukti (evidence based), monitoring, dan tujuan advokasi. Salah satu sumber data yang dapat digunakan adalah Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang mencakup wilayah sampai tingkat kabupaten/kota dan dilakukan setiap tahun. Pada tahun 2015, Susenas mengalami perubahan dalam beberapa item pertanyaan dan pengumpulan datanya. Selain itu, BKKBN telah bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik dalam penyediaan data kependudukan dan KB yang berkualitas.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan pemahaman para pengelola Bidang Kependudukan di tingkat pusat dan provinsi, serta pemanfaatan data hasil Susenas tahun 2015 melalui pemetaan menggunakan software devinfo tersebut, Ditrenduk mengadakan workshop regional perencanaan pengendalian penduduk. Workshop ini dilakukan di tiga regional. Workshop regional I diselenggarakan pada tanggal 22-25 Juni 2016 di Hotel Amaroossa Grande, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 88, Bekasi. Workshop ini diikuti oleh Kasubbid Penetapan Parameter Kependudukan dari 11 provinsi: Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Dr. Wendy Hartanto, MA, berharap bahwa BKKBN dapat menjadi pusat rujukan data-data kependudukan, meskipun datanya berasal dari luar BKKBN, seperti: BPS, Dukcapil, dan Pemda. Melalui workshop singkat selama empat hari ini, peserta diharapkan dapat memetakan kondisi kependudukan di daerahnya masing-masing berdasar data Susenas, Pendataan Keluarga, atau data lainnya. Pemetaan ini akan sangat penting dalam perencanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Dengan sendirinya, peta ini juga bisa menjadi alat monitoring evaluasi (monev) pelaksanaan Program KKBPK di lapangan. (ypi)

No Responses

Leave a Reply